C.M.A.L
19.10
Pagi ini gue pengen nulis lagi, abis tadi malem nulis sebelum tidur. Perasaan gue jadi ketagihan pengen nulis lagi. Malam-malam sambil tidur sambil bayangin hasil tulisan gue dibaca banyak orang. Alhasil, pagi tadi pun, sambil-sambil mandi, sambil bayang-bayangin lagi ( kena virus ketagihan nulis juga nih jadinya,haha ). Pagi ini yang pengen gue tulis adalah, hal yang belum pernah gue tulis sebelumnya. Karena tulisan ini belum ada gue bikin konsepnya sama sekali seperti postingan gue yang tadi malam. Yang hanya dapet inspirasi dan langsung gue tulis di blog gue yang umurnya masih seumur cambah ini. :D
Langsung aja, pengalaman ini gue rasakan ketika gue duduk dibangku kelas IX. Dimana, gue yang di postingan gue sebelumnya adalah anak band, sekarang mengalami yang namanya CMAL ( Cinta Monyet Abg Labil ). Yaahhhhhh, tiap-tiap diantara kita pasti pernah mengalami yang namanya jatuh cinta di masa kecil, yang orang bilang cinta monyet. Walaupun yang pacaran anak manusia. :D. Cerita ini bermula ketika gue udah memiliki alat komunikasi yang super duper canggih, yaitu Handphone. Gue sih bilangnya Hp. Hp ini adalah barang turun temurun dari kakak gue. Karena dia udah punya pengganti yang baru yang lebih berwarna #full collor. Jadilah hp ini jatuh ketangan gue. Karena menurut silsilah keluarga gue. Gue lah yang berhak memegang alat super canggih ini. Haha. Betapa senangnya waktu itu. Oke, kembali ke yang ingin gue ceritain. Semenjak punya hp, gue jadi gak pernah lepas sama barang itu. Tapi yang gue bingung, siapa yang mau gue hubungin. Kontak yang gue punya baru nama gue sendiri. Jiahhhhhh.
Besoknya disekolah, misi gue adalah berburu kontak sebanyak mungkin. Maklum hp baru, hahaha. Dan sepulang sekolah, dengan pulsa yang sesuai untuk anak abg labil yaitu pulsa goceng. Cukuplah untuk mengirim 50 pesan. Waktu itu tarif sms masih Rp 99,-/ sms nya. Jadi hari ini adalah ajang smsan pertama gue dengan hp ini. Setelah mengirim sms kesemua kontak gue, yang cuma berisi kata "Hai" yang gue anggap sekarang itu adalah hal yang memalukan. Hedehhh. Namanya juga abg labil.haha
Setelah lama smsan, ada satu orang teman gue yang balas sms gue, yang ternyata adiknya lah yang memegang hp tersebut. Lama-kelamaan, kami berdua jadi nyambung dan seru smsan. Oh iya, namanya belum gue sebutin ya. Tapi Biar gak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, namanya gue samarin aja ya :D. Jadi setelah asik smsan sama Ana ( yang tadi gue bahas ) gue jadi sering smsan sama dia.
Setelah sekitar 3 hari gue smsan sama Ana yang duduk di kela VII, akhirnya dia nembak gue ( waduh, ceweknya yang nembak gue, helooooo. ). Gue sih gak kefikiran kalo akhirnya gue bisa pacaran sama dia. Tapi yaa gue senang-senang aja sih, secara Ana adalah pelabuhan pertama gue untuk menyandarkan hati ini ( ce'ileeee, haha ). Dalam masa-masa awal gue pacaran, yaa cuman di sms aja. Kalo ketemu sama-sama malu kucing, haha. Setelah sekitar 5 hari pacaran, gue pun sama Ana jadi lumayan semakin dekat. Hampir tiap pulang sekolah, dia selalu kerumah gue ( lagi-lagi ceweknya, :D maklum, gue dulunya pemalu banget ). Minggu pertama pacaran sih asyik-asyik aja, tapi setelah masuk minggu kedua, naluri anak-anak gue kembali protes. Karena asyiknya dalam seminggu kemarin gue habisin pacaran sama Ana. Gue jadi kehilangan waktu bermain sama teman-teman gue. Ya biasalah anak SMP, masih suka main-main sama temennya. Ditambah lagi gue anak band ( pamer lagi, :p ) waktu gue buat latihan jadi gak konsent selama pacaran. Dan akhirnya setelah dua minggu pacaran pun. Gue akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan gue. Tentu saja Ana gak terima dengan keputusan gue. Dia selalu ingin minta penjelasan akan keputusan gue ini. Tapi gue selalu menghindar dari Ana. Karena di umur gue yang waktu itu. Gue gak punya kata-kata apa yang bisa gue jelasin ke Ana kenapa gue mutusin dia. Akhirnya, setelah putus dengan Ana, gue jadi kembali merasakan naluri anak-anak seumuran gue waktu itu. Dan gue juga merasa keputusan gue ini gak salah. Karena masa-masa kecil ini hanya sekali, gue gak mau kalau masa-masa ini dipakai untuk urusan yang nantinya juga akan gue jalani kedepannya. Dan inilah sekilas cerita gue di pagi ini. Makasih yang sudah mampir-mampir dan baca postingan gue. Tetap tunggu cerita saya ya :)
Salam
Langsung aja, pengalaman ini gue rasakan ketika gue duduk dibangku kelas IX. Dimana, gue yang di postingan gue sebelumnya adalah anak band, sekarang mengalami yang namanya CMAL ( Cinta Monyet Abg Labil ). Yaahhhhhh, tiap-tiap diantara kita pasti pernah mengalami yang namanya jatuh cinta di masa kecil, yang orang bilang cinta monyet. Walaupun yang pacaran anak manusia. :D. Cerita ini bermula ketika gue udah memiliki alat komunikasi yang super duper canggih, yaitu Handphone. Gue sih bilangnya Hp. Hp ini adalah barang turun temurun dari kakak gue. Karena dia udah punya pengganti yang baru yang lebih berwarna #full collor. Jadilah hp ini jatuh ketangan gue. Karena menurut silsilah keluarga gue. Gue lah yang berhak memegang alat super canggih ini. Haha. Betapa senangnya waktu itu. Oke, kembali ke yang ingin gue ceritain. Semenjak punya hp, gue jadi gak pernah lepas sama barang itu. Tapi yang gue bingung, siapa yang mau gue hubungin. Kontak yang gue punya baru nama gue sendiri. Jiahhhhhh.
Besoknya disekolah, misi gue adalah berburu kontak sebanyak mungkin. Maklum hp baru, hahaha. Dan sepulang sekolah, dengan pulsa yang sesuai untuk anak abg labil yaitu pulsa goceng. Cukuplah untuk mengirim 50 pesan. Waktu itu tarif sms masih Rp 99,-/ sms nya. Jadi hari ini adalah ajang smsan pertama gue dengan hp ini. Setelah mengirim sms kesemua kontak gue, yang cuma berisi kata "Hai" yang gue anggap sekarang itu adalah hal yang memalukan. Hedehhh. Namanya juga abg labil.haha
Setelah lama smsan, ada satu orang teman gue yang balas sms gue, yang ternyata adiknya lah yang memegang hp tersebut. Lama-kelamaan, kami berdua jadi nyambung dan seru smsan. Oh iya, namanya belum gue sebutin ya. Tapi Biar gak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, namanya gue samarin aja ya :D. Jadi setelah asik smsan sama Ana ( yang tadi gue bahas ) gue jadi sering smsan sama dia.
Setelah sekitar 3 hari gue smsan sama Ana yang duduk di kela VII, akhirnya dia nembak gue ( waduh, ceweknya yang nembak gue, helooooo. ). Gue sih gak kefikiran kalo akhirnya gue bisa pacaran sama dia. Tapi yaa gue senang-senang aja sih, secara Ana adalah pelabuhan pertama gue untuk menyandarkan hati ini ( ce'ileeee, haha ). Dalam masa-masa awal gue pacaran, yaa cuman di sms aja. Kalo ketemu sama-sama malu kucing, haha. Setelah sekitar 5 hari pacaran, gue pun sama Ana jadi lumayan semakin dekat. Hampir tiap pulang sekolah, dia selalu kerumah gue ( lagi-lagi ceweknya, :D maklum, gue dulunya pemalu banget ). Minggu pertama pacaran sih asyik-asyik aja, tapi setelah masuk minggu kedua, naluri anak-anak gue kembali protes. Karena asyiknya dalam seminggu kemarin gue habisin pacaran sama Ana. Gue jadi kehilangan waktu bermain sama teman-teman gue. Ya biasalah anak SMP, masih suka main-main sama temennya. Ditambah lagi gue anak band ( pamer lagi, :p ) waktu gue buat latihan jadi gak konsent selama pacaran. Dan akhirnya setelah dua minggu pacaran pun. Gue akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan gue. Tentu saja Ana gak terima dengan keputusan gue. Dia selalu ingin minta penjelasan akan keputusan gue ini. Tapi gue selalu menghindar dari Ana. Karena di umur gue yang waktu itu. Gue gak punya kata-kata apa yang bisa gue jelasin ke Ana kenapa gue mutusin dia. Akhirnya, setelah putus dengan Ana, gue jadi kembali merasakan naluri anak-anak seumuran gue waktu itu. Dan gue juga merasa keputusan gue ini gak salah. Karena masa-masa kecil ini hanya sekali, gue gak mau kalau masa-masa ini dipakai untuk urusan yang nantinya juga akan gue jalani kedepannya. Dan inilah sekilas cerita gue di pagi ini. Makasih yang sudah mampir-mampir dan baca postingan gue. Tetap tunggu cerita saya ya :)
Salam