Touring Jogja Part 2
19.22
Maaf saudara-saudara, sudah membuat ada tidak sabar pada postingan saya sebelumnya. :D . Ok, langsung balik ke cerita.
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di bandara Syamsudin Noor. Setelah pertaruhan antara hidup dan mati bersama si supir harlem tadi malam. Perjalanan gue selanjutnya gue tempuh dengan menggunakan pesawat dari bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ke Bandara Adi Soedjipto Jogjakarta yang ditempuh kurang lebih satu setengah jam perjalanan udara.
Akhirnya untuk pertama kalinya, gue pun menginjakan kaki di pulau jawa. Horeeeeeeee. ( halahhh lebay ). Di bandara ini, gue udah disambut oleh mas-mas dari tour guide yang kami pesan. Dengan menampilkan kertas bertuliskan nama kami berdua. Akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan darat via mobil ( sebut nggak ya merk nya, ahh gakk usah aja gih, ntar ngiri lagi ,,,haha ). Tanpa mandi terlebih dahulu, pelayanan selanjutnya yang kami dapat adalah sarapan nasi Gudeg. Yahh Gudeg, makanan khas Jogja ini adalah sajian pertama yang kami dapatkan saat pertama kali menginjakan kaki di Jogjakarta. Rasanya enak dan tak terlupakan, maknyuuuussss. Setelah perut kami terisi, kenyang dan masih belum mandi, perjalanan kami lanjutkan ke Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko. Di Candi Prambanan, gue dan shofyan sedikit banyak merasa kecewa. Karena candi dalan keadaan renovasi, jadi kami harus mengenakan helm ijo yang mereka bagikan sebelum memasuki kawasan candi. Setelah berkeliling candi dan puas foto-foto narsis sama temen gue. Akhirnya muncul ide di fikiran gue untuk foto dengan turis-turis asing yang ada di sana. Kebetulan saat itu, banyak turis-turis yang berkeliaran di sekitar candi. Akhirnya, terpilihlah turis dua bersaudara asal jepang. Sebelum mendatangi bule tersebut, gue udah iming-imingi shofyan untuk ambil gambar gue bersama bule tersebut saat ngobrol. Akhirnya foto bersama bulepun kesampean. Yessss, mission complete.
Setelah ke Candi Prambanan, perjalanan kami lanjutkan ke Candi Ratu Boko. Di sana kami dapatkan pemandangan yang benar-benar memanjakan mata. Karena Candi ini terletak di bukit, view yang terlihatpun jadi luas dan mengagumkan dari bukit ini ( huuuuu, yang belum pernah ke sini,, pengen tuh pengen,, haha ). Foto-foto pun dimulai. Ntah itu foto gaya-gaya sok modeling, ntah itu foto-foto ala gladiator dan masih banyak lagi foto-foto gila lainnya. :D . Setelah lama berkeliling Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko, perjalanan kami lanjutkan ke Taman Sari. Apa itu Taman Sari ?. Ayo follow me terusss bagi yang belum tau tentang Jogja atau yang udah tau juga nggak papa :). Taman Sari, sekilas gue liat cuma terdiri dari beberapa kolam pemandian. Tapi ternyata itu memang kolam pemandian. Halahhh..... Tapi tunggu dulu, ini kolam bukan sembarang kolam ( Terus terus kolam apa doank ? ). Ini kolam adalah tempat dimana selir-selir raja mandi. Konon katanya ( sahhh, bacanya ala Alam yang nyanyi mbah dukun ) sebelum raja mandi, dia ngintipin dulu selir-selirnya mandi. Nahh setelah didapat yang dirasa Raja cocok dan pas, maka selir tadi akan dipanggil dan dijemput untuk mandi bersama raja di kolam pemandian yang cuma mereka berdua yang mandi di sana ( hayooooo, pasti fikirannya kotor semua, emang enak yaa jadi raja,,,, #kok malah menghayal ).
Setelah petualangan di Taman Sari berakhir, perjalanan kami berlanjut ke Kota Gede, yaitu kota pengrajinnya Jogja. Disana kami singgah sejenak berkunjung melihat kerajinan perak yang ada di sana. Wahhhhhhhh, yang terlihat semuanya berkilau boo'. Perhiasan semua ( perhiasan perak tentunya ). Seperti di Prambanan, di sini juga banyak turis-turis asing yang berdatangan. Namanya juga turis bro. Pasti pengen membawa sesuatu yang melambangkan dia pernah kesana ( lah,,, berarti apa bedanya mereka sama kami ). Tapi kalau bicara soal harga, gak cocok sama kantong gue bro.hehe. Tapi bagi mas bro dan mba bro yang pengen cari-cari aksesoris dari bahan perak. Disini adalah tempat yang cocok. Mata anda akan termanjakan oleh kilauan-kilauan perhiasan perak ( haihhh, promo lagi .... )
Akhirnya, setelah perjalanan kami hari ini yang dilakukan sepanjang hari dan tanpa mandi berakhir juga. Tibalah saatnya kami beristirhat di salah satu hotel yang menurut kami berdua keren. Hotel ini terletak di jalan Taman siswa. Dari diskripsi yang gue baca, hotel ini menampilkan satu-satunya pemandangan sawah yang terletak di tengah kota Jogja pada halaman belakangnya. Wihh, keren bro. Acara paket tour guide gue malam ini dilanjutkan dengan makan malam bersama teman gue yaitu Shofyan ( ih, so sweetnya itu naaaa, tapi sayang satu species. :( huuu ).
Setelah tubuh dan pocket camera di charge semalaman, hari ini perjalanan kami akan dilanjutkan ke Keraton. Ya, tempat tinggal Raja ini menjadi salah satu objek wisata di Jogja. Secara, banyak sekali bukti-bukti sejarah kesultanan disini. Mulai dari bangunan-bangunannya, barang-barang antiknya, lukisan-lukisan jaman kerajaan dulu dan masih banyak lagi bukti sejarah yang lain. Pertama kali ke sini, yang gue liat pertama adalah banyaknya bangunan-bangunan tua yang masih sangat dirawat beserta para abdi Keratonnya yang diantaranya sudah berumur tua. Di Keraton, gue banyak menyaksikan kerajinan-kerajinan jaman dulu, banyak juga gue liat miniatur-miniatur jaman kerajaan. Dan yang pali menarik, lagi-lagi gue ketemu turis ( Yessssss, akhirnya ketemu lagi ). Dan kali ini gue pengen foto bareng lagi, kalau dilihat dari wajahnya, kayaknya bule kali ini lebih muda dari gue, namun parasnya cantik ( waw, pas beeuuddddzz ). Dan akhirnya misi kali ini pun juga sukses. Hehe
Oke setelah puas di Keraton, perjalanan dilanjutkan menuju Gembira Loka Zoo. Seperti namanya, tempat ini adalah kebun binatang. Dimana banyak terdapat spesies-spesies binatang di sini. Mulai dari spesies monyet, kuda, kudanil, jerapah, gajah, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dari peta yang kami dapatkan, kebun binatang ini lumayan luas. Dimana sebuah danau menjadi pusatnya, dan di tengah-tengah danau ada cafe yang berbentuk kapal. Widih, keren poko'e. Oke langsung aja. Setelah membeli tiket, kami langsung masuk ke kebun binatang. Pemandangan pertama yang gue liat adalah hutan ( katanya danau, tapi kok hutan ). Tunggu dulu mas bro, mba bro. Memang kalau tampak baru masuk yang terlihat adalah hutan, agar kita merasa perjalanan ini seakan-akan sebuah petualangan. Maka itu sejak awal kita dibekali oleh peta untuk memudahkan kita menuju ke tempat yang ingin kita tuju. Setelah menempuh perjalanan sekitar 7 menit, akhirnya danau yang dijanjikan oleh peta pun mulai tampak. Dan langsung saja, tanpa mengulur waktu lagi. Keluarkan pocket kamera dan ciiisssssss. Selanjutnya Perjalanan dilanjutkan menyisiri pinggiran danau, perjalanan ini kami tempuh sekitar 1 jam jalan kaki, wah... Jauh juga ternyata. Tapi walau jauh, pengorbanan kami ini tidak sia-sia bapak. Mata anda akan dimanjakan dengan pemandangan-pemandangan kebun binatang yang indah. Selain banyak binatang, di sini juga banyak wahana-wahana bermain bagi yang mengajak keluarga, pacar atau sekedar teman seperti gue. Mulai dari wahana ATV ( motor roda empat atau All Track Version ), Menunggangi gajah dan unta ( gue sama sofyan sempat coba tuh naik unta dan foto-foto juga. :) ), naik sepeda air, lorong gua dinasaurus, dan yang paling keren, jika anda ingin memacu adrenalin maka naik boat di tengah-tengah danau adalah pilihan yang wajib dicoba. Huhhh seru pokoknya, makanya main ke Jogja. He.
Selanjutnya perjalanan kami lanjutkan ke Magelang, yaitu menuju ke Candi Borobudur. Perjalanan dari Jogja ke Magelang memakan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan darat. Yah, siapa yang tidak tau dengan Candi Borobudur ini. Candi yang terdiri dari susunan batu-batu dan patung-patung Budha. Setelah sampai di Borobudur, busyetttt,,,, jauh juga jarak dari luar menuju candinya, ditambah lagi cuaca terik di jam 1 siang ini. Wawwww item-item pokoknya. Untung gue pake lengan panjang dan bawa kacamata hitam. Jadi kan tetap keren dan semangat. Hahaha. Ok let's go. Borobudur, i'm coming ( mulai lagi lebaynya ). Ternyata untuk melihat Borobudur lebih rinci, kita harus menaikinya ( tinggi eh bro ). Tapi semangat sudah membara-bara dari tadi. Dan kami berdua pun menaiki puncak Borobudur. Setelah di atas, ternyata banyak juga turis-turis asia yang berpacaran atau mungkin honey moon di sini. Jika anda sudah berada di atas Borobudur, maka lihatlah sekitaran candi dari atas. Wahhhhh, keren bro...hamparan gunung-gunung terlihat jelas di sini. Dan inilah Borobudur, akhirnya gue menyentuhmu T.T. ( lebay lagi ).
Setelah lama muter-muter Jogja dan berkunjung ke objek wisatanya, rasanya masih kurang kalau kita tidak berkunjung ke tempat yang bernama Malioboro. Malioboro adalah syurganya para pedagang. Mungkin kalo gue ukur-ukur lebih dari 1 Km itu tempat orang jualan semua. Waduhhhh, bakal pusing lagi ini cari souvenir. Oke, this time for shopping. Yang gue cari pertama kali adalah pernak-pernik kecil yang melambangkan Jogja, terus gue juga berburu Batik couple buat cewek gue dan ortu gue. Dan kepusinganpun melanda, terlalu banyak pedagang yang menyajikan dagangannya bingung lah gue untuk memilih-milih. Belanja-belanja ini gue habiskan dengan memakan waktu sekitar 2 jam ( wihh, lama juga ). Setelah puas berbelanja, akhirnya perjalan kami selesai. Dan waktunya untuk balik ke hotel lagi dan beristirahat. Hufttt, cape juga mas bro, perjalanan hari ini.
Akhirnya, besok sore kami harus pulang dan meninggalkan Jogja. Rasanya belum puas kami di sini, tapi yaa mau gimana. Waktu cuti kami hanya 2 minggu, jadi waktu untuk kelurga juga harus diprioritaskan. Jadilah kami pulang pada minggu sore dengan tujuan ke Banjarmasin terlebih dahulu dan berharap tidak bertemu dengan supir harlem yang kemarin lagi. Hehe
Sekian cerita saya hari ini mengenai Touring Jogja. Tetap sering-sering tengok blog saya ya.
Salam :)
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di bandara Syamsudin Noor. Setelah pertaruhan antara hidup dan mati bersama si supir harlem tadi malam. Perjalanan gue selanjutnya gue tempuh dengan menggunakan pesawat dari bandara Syamsudin Noor Banjarmasin ke Bandara Adi Soedjipto Jogjakarta yang ditempuh kurang lebih satu setengah jam perjalanan udara.
Akhirnya untuk pertama kalinya, gue pun menginjakan kaki di pulau jawa. Horeeeeeeee. ( halahhh lebay ). Di bandara ini, gue udah disambut oleh mas-mas dari tour guide yang kami pesan. Dengan menampilkan kertas bertuliskan nama kami berdua. Akhirnya kami pun melanjutkan perjalanan darat via mobil ( sebut nggak ya merk nya, ahh gakk usah aja gih, ntar ngiri lagi ,,,haha ). Tanpa mandi terlebih dahulu, pelayanan selanjutnya yang kami dapat adalah sarapan nasi Gudeg. Yahh Gudeg, makanan khas Jogja ini adalah sajian pertama yang kami dapatkan saat pertama kali menginjakan kaki di Jogjakarta. Rasanya enak dan tak terlupakan, maknyuuuussss. Setelah perut kami terisi, kenyang dan masih belum mandi, perjalanan kami lanjutkan ke Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko. Di Candi Prambanan, gue dan shofyan sedikit banyak merasa kecewa. Karena candi dalan keadaan renovasi, jadi kami harus mengenakan helm ijo yang mereka bagikan sebelum memasuki kawasan candi. Setelah berkeliling candi dan puas foto-foto narsis sama temen gue. Akhirnya muncul ide di fikiran gue untuk foto dengan turis-turis asing yang ada di sana. Kebetulan saat itu, banyak turis-turis yang berkeliaran di sekitar candi. Akhirnya, terpilihlah turis dua bersaudara asal jepang. Sebelum mendatangi bule tersebut, gue udah iming-imingi shofyan untuk ambil gambar gue bersama bule tersebut saat ngobrol. Akhirnya foto bersama bulepun kesampean. Yessss, mission complete.
Setelah ke Candi Prambanan, perjalanan kami lanjutkan ke Candi Ratu Boko. Di sana kami dapatkan pemandangan yang benar-benar memanjakan mata. Karena Candi ini terletak di bukit, view yang terlihatpun jadi luas dan mengagumkan dari bukit ini ( huuuuu, yang belum pernah ke sini,, pengen tuh pengen,, haha ). Foto-foto pun dimulai. Ntah itu foto gaya-gaya sok modeling, ntah itu foto-foto ala gladiator dan masih banyak lagi foto-foto gila lainnya. :D . Setelah lama berkeliling Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko, perjalanan kami lanjutkan ke Taman Sari. Apa itu Taman Sari ?. Ayo follow me terusss bagi yang belum tau tentang Jogja atau yang udah tau juga nggak papa :). Taman Sari, sekilas gue liat cuma terdiri dari beberapa kolam pemandian. Tapi ternyata itu memang kolam pemandian. Halahhh..... Tapi tunggu dulu, ini kolam bukan sembarang kolam ( Terus terus kolam apa doank ? ). Ini kolam adalah tempat dimana selir-selir raja mandi. Konon katanya ( sahhh, bacanya ala Alam yang nyanyi mbah dukun ) sebelum raja mandi, dia ngintipin dulu selir-selirnya mandi. Nahh setelah didapat yang dirasa Raja cocok dan pas, maka selir tadi akan dipanggil dan dijemput untuk mandi bersama raja di kolam pemandian yang cuma mereka berdua yang mandi di sana ( hayooooo, pasti fikirannya kotor semua, emang enak yaa jadi raja,,,, #kok malah menghayal ).
Setelah petualangan di Taman Sari berakhir, perjalanan kami berlanjut ke Kota Gede, yaitu kota pengrajinnya Jogja. Disana kami singgah sejenak berkunjung melihat kerajinan perak yang ada di sana. Wahhhhhhhh, yang terlihat semuanya berkilau boo'. Perhiasan semua ( perhiasan perak tentunya ). Seperti di Prambanan, di sini juga banyak turis-turis asing yang berdatangan. Namanya juga turis bro. Pasti pengen membawa sesuatu yang melambangkan dia pernah kesana ( lah,,, berarti apa bedanya mereka sama kami ). Tapi kalau bicara soal harga, gak cocok sama kantong gue bro.hehe. Tapi bagi mas bro dan mba bro yang pengen cari-cari aksesoris dari bahan perak. Disini adalah tempat yang cocok. Mata anda akan termanjakan oleh kilauan-kilauan perhiasan perak ( haihhh, promo lagi .... )
Akhirnya, setelah perjalanan kami hari ini yang dilakukan sepanjang hari dan tanpa mandi berakhir juga. Tibalah saatnya kami beristirhat di salah satu hotel yang menurut kami berdua keren. Hotel ini terletak di jalan Taman siswa. Dari diskripsi yang gue baca, hotel ini menampilkan satu-satunya pemandangan sawah yang terletak di tengah kota Jogja pada halaman belakangnya. Wihh, keren bro. Acara paket tour guide gue malam ini dilanjutkan dengan makan malam bersama teman gue yaitu Shofyan ( ih, so sweetnya itu naaaa, tapi sayang satu species. :( huuu ).
Setelah tubuh dan pocket camera di charge semalaman, hari ini perjalanan kami akan dilanjutkan ke Keraton. Ya, tempat tinggal Raja ini menjadi salah satu objek wisata di Jogja. Secara, banyak sekali bukti-bukti sejarah kesultanan disini. Mulai dari bangunan-bangunannya, barang-barang antiknya, lukisan-lukisan jaman kerajaan dulu dan masih banyak lagi bukti sejarah yang lain. Pertama kali ke sini, yang gue liat pertama adalah banyaknya bangunan-bangunan tua yang masih sangat dirawat beserta para abdi Keratonnya yang diantaranya sudah berumur tua. Di Keraton, gue banyak menyaksikan kerajinan-kerajinan jaman dulu, banyak juga gue liat miniatur-miniatur jaman kerajaan. Dan yang pali menarik, lagi-lagi gue ketemu turis ( Yessssss, akhirnya ketemu lagi ). Dan kali ini gue pengen foto bareng lagi, kalau dilihat dari wajahnya, kayaknya bule kali ini lebih muda dari gue, namun parasnya cantik ( waw, pas beeuuddddzz ). Dan akhirnya misi kali ini pun juga sukses. Hehe
Oke setelah puas di Keraton, perjalanan dilanjutkan menuju Gembira Loka Zoo. Seperti namanya, tempat ini adalah kebun binatang. Dimana banyak terdapat spesies-spesies binatang di sini. Mulai dari spesies monyet, kuda, kudanil, jerapah, gajah, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dari peta yang kami dapatkan, kebun binatang ini lumayan luas. Dimana sebuah danau menjadi pusatnya, dan di tengah-tengah danau ada cafe yang berbentuk kapal. Widih, keren poko'e. Oke langsung aja. Setelah membeli tiket, kami langsung masuk ke kebun binatang. Pemandangan pertama yang gue liat adalah hutan ( katanya danau, tapi kok hutan ). Tunggu dulu mas bro, mba bro. Memang kalau tampak baru masuk yang terlihat adalah hutan, agar kita merasa perjalanan ini seakan-akan sebuah petualangan. Maka itu sejak awal kita dibekali oleh peta untuk memudahkan kita menuju ke tempat yang ingin kita tuju. Setelah menempuh perjalanan sekitar 7 menit, akhirnya danau yang dijanjikan oleh peta pun mulai tampak. Dan langsung saja, tanpa mengulur waktu lagi. Keluarkan pocket kamera dan ciiisssssss. Selanjutnya Perjalanan dilanjutkan menyisiri pinggiran danau, perjalanan ini kami tempuh sekitar 1 jam jalan kaki, wah... Jauh juga ternyata. Tapi walau jauh, pengorbanan kami ini tidak sia-sia bapak. Mata anda akan dimanjakan dengan pemandangan-pemandangan kebun binatang yang indah. Selain banyak binatang, di sini juga banyak wahana-wahana bermain bagi yang mengajak keluarga, pacar atau sekedar teman seperti gue. Mulai dari wahana ATV ( motor roda empat atau All Track Version ), Menunggangi gajah dan unta ( gue sama sofyan sempat coba tuh naik unta dan foto-foto juga. :) ), naik sepeda air, lorong gua dinasaurus, dan yang paling keren, jika anda ingin memacu adrenalin maka naik boat di tengah-tengah danau adalah pilihan yang wajib dicoba. Huhhh seru pokoknya, makanya main ke Jogja. He.
Selanjutnya perjalanan kami lanjutkan ke Magelang, yaitu menuju ke Candi Borobudur. Perjalanan dari Jogja ke Magelang memakan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan darat. Yah, siapa yang tidak tau dengan Candi Borobudur ini. Candi yang terdiri dari susunan batu-batu dan patung-patung Budha. Setelah sampai di Borobudur, busyetttt,,,, jauh juga jarak dari luar menuju candinya, ditambah lagi cuaca terik di jam 1 siang ini. Wawwww item-item pokoknya. Untung gue pake lengan panjang dan bawa kacamata hitam. Jadi kan tetap keren dan semangat. Hahaha. Ok let's go. Borobudur, i'm coming ( mulai lagi lebaynya ). Ternyata untuk melihat Borobudur lebih rinci, kita harus menaikinya ( tinggi eh bro ). Tapi semangat sudah membara-bara dari tadi. Dan kami berdua pun menaiki puncak Borobudur. Setelah di atas, ternyata banyak juga turis-turis asia yang berpacaran atau mungkin honey moon di sini. Jika anda sudah berada di atas Borobudur, maka lihatlah sekitaran candi dari atas. Wahhhhh, keren bro...hamparan gunung-gunung terlihat jelas di sini. Dan inilah Borobudur, akhirnya gue menyentuhmu T.T. ( lebay lagi ).
Setelah lama muter-muter Jogja dan berkunjung ke objek wisatanya, rasanya masih kurang kalau kita tidak berkunjung ke tempat yang bernama Malioboro. Malioboro adalah syurganya para pedagang. Mungkin kalo gue ukur-ukur lebih dari 1 Km itu tempat orang jualan semua. Waduhhhh, bakal pusing lagi ini cari souvenir. Oke, this time for shopping. Yang gue cari pertama kali adalah pernak-pernik kecil yang melambangkan Jogja, terus gue juga berburu Batik couple buat cewek gue dan ortu gue. Dan kepusinganpun melanda, terlalu banyak pedagang yang menyajikan dagangannya bingung lah gue untuk memilih-milih. Belanja-belanja ini gue habiskan dengan memakan waktu sekitar 2 jam ( wihh, lama juga ). Setelah puas berbelanja, akhirnya perjalan kami selesai. Dan waktunya untuk balik ke hotel lagi dan beristirahat. Hufttt, cape juga mas bro, perjalanan hari ini.
Akhirnya, besok sore kami harus pulang dan meninggalkan Jogja. Rasanya belum puas kami di sini, tapi yaa mau gimana. Waktu cuti kami hanya 2 minggu, jadi waktu untuk kelurga juga harus diprioritaskan. Jadilah kami pulang pada minggu sore dengan tujuan ke Banjarmasin terlebih dahulu dan berharap tidak bertemu dengan supir harlem yang kemarin lagi. Hehe
Sekian cerita saya hari ini mengenai Touring Jogja. Tetap sering-sering tengok blog saya ya.
Salam :)